Home » » Arti Lambang Kota Surabaya, Semarang, Madiun. Malang, Probolinggo dan Kediri Lengkap

Arti Lambang Kota Surabaya, Semarang, Madiun. Malang, Probolinggo dan Kediri Lengkap

Arti Lambang Pemerintah Kota
http://senibudaya12,blogspot.com

Saya mencoba untu posting arti lambang Pemerintah Daerah Kota. Postingan ini tujuannya untuk membantu adik-adik yang masih sekolah di SD ataupun di SMP. Agar mereka dapat mencari tugas
 atau PR atau tugas kelompok IPS. Karena postingan ini saya rangkum sedimikian untuk mereka dan cocok dan mudah. Tinggal copas saja sudah jadi kliping. Semoga bermanfaat.

1. Arti Lambang Kota Surabaya
http://senibudaya12,blogspot.com

Lambang Kota Surabaya yang berlaku sampai saat ini ditetapkan oleh DPRS Kota Besar Surabaya dengan Putusan no. 34/DPRDS tanggal 19 Juni 1955, diperkuat dengan Keputusan Presiden R.I. No. 193 tahun 1956 tanggal 14 Desember 1956 yang isinya :
Lambang berbentuk perisai segi enam yang distilir (gesty leerd), yang maksudnya melindungi Kota Besar Surabaya.
Lukisan Tugu Pahlawan melambangkan kepahlawanan putera-puteri Surabaya dalam mempertahankan Kemerdekaan melawan kaum penjajah.
Lukisan ikan Sura dan Baya yang berarti Sura Ing Baya melambangkan sifat keberanian putera-puteri Surabaya yang tidak gentar menghadapi sesuatu bahaya.
Warna-warna biru, hitam, perak (putih) dan emas (kuning) dibuat sejernih dan secermelang mungkin, agar dengan demikian dihasilkan suatu lambang yang memuaskan.




2. Arti Lambang  Kota Semarang
http://senibudaya12,blogspot.com

Arti Logo Kota Semarang
Lambang Kota Semarang berbentuk Perisai dua bagian, Tugu Muda, Bintang sudut 5, Bambu Runcing dan Bukit Candi.
Isi lambang berjiwakan 3 prinsip :
1. Kekhususan/ ke Semarangan
2. Tradisi revolusioner Kota Semarang
3. Kepribadian Nasional
Makna Lambang
* Tugu Muda : Mencerminkan sikap patriotisme Warga Kota Semarang saat melawan bala tentara Jepang dalam “Pertempuran Lima Hari”.
* Bukit/ Candi : Melambangkan bahwa selain dataran rendah , Semarang juga memiliki dataran tinggi ( kota atas ).
* Air dan Dinding Benteng : Melambangkan pelabuhan Semarang.
* Perisai : Melambangkan Pertahanan dan Kekuatan kepribadian rakyat kota Semarang.
* Padi dan Kapas : Melambangkan Semarang murah sandang dan pangan terutama di masa depan.
* Ikan : Melambangkan Semarang sejak dahulu terkenal dengan ikannya.


3. Arti Lambang Kota Kediri

Berdasarkan Surat Keputusan DPRD sementara Kota Besar Kediri tgl. 30-3-1952 No. 22/DPRD-S/52 dan tgl. 21-IX-1953  No. 16/DPRD-S/53 yang menetapkan suatu lambang (Wapen) untuk Daerah Kota Besar Kediri, dan Surat Keputusan  tersebut telah disyahkan oleh Surat Keputusan Presiden RI No. 127/1954 dimuat dalam Berita Negara tahun 1954 No. 57.

Berdasarkan Surat Keputusan DPRD-Kotapraja Kediri tgl. 3-3-1959 No. 5/DPRD/59 yang menimbang, bahwa disamping  'Lambang Pemerintah' Kotapraja Kediri perlu memiliki Panji, dan panji termaksud kemudian di dalam Diktum Pertama  dari suratkeputusan tersebut diatas, ditetapkan dalam 2 bentuk yaitu:

Panji Berbentuk Bendera Ukuran 2:3. Warna dasar hijau agak tua Garis tepi berwarna kuning. Isi, di tengah-tengah lambang Kota Kediri
Panji berbentuk Perisai Ukuran 7:8 Warna dasar hijau agak tua. Garis tepi berwarna kuning. Isi, di tengah-tengah lambang Kota Kediri 

Penjelasan Lambang Kota Kediri
Tertera dalam lambang:
Buto Locoyo
Perisai
Macan Putih (Sri Aji Joyoboyo)
Bunga Melati
Padi dan Kapas
Dewi Kilisuci
Pita "Djojo ing Bojo"
Sayap berbulu 17 dan 8 dan ekor berbulu 4 dan 5


Penjelasan:
Buto locoyo (Ki Ageng Dhoho) patih yang setia, teguh dan jujur dari Sri Aji Joyoboyo, penjaga Kota Kediri, lambang Kesetiaan, Keteguhan dan Kejujuran.
Perisai, lambang Pertahanan
Macan Putih (Sri Aji Joyoboyo) Raja Pujangga ahli nujum ternama dari Kediri, lambang Waspada
Bunga Melati, bunga nasional (Bunga Pusaka Indonesia) berdaun lima lambang Pancasila
Padi dan Kapas, lambang Kemakmuran
Dewi Kilisuci namanya sesuai dengan jiwanya. Ia bertapa untuk kepentingan saudaranya yang diberi haknya untuk memimpin rakyatnya (dia lapar untuk orang lain), lambang tidak mementingkan diri sendiri
Pita "Djojo ing Bojo" adalah bahan pengikat atau mempersatukan, lambang Persatuan
Sayap dan ekor berbulu 17, 8, 4 dan 5 atau 17-8-1954, lambang Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia
  
Kesimpulannya:
Warna : Dengan Keberanian, Kesucian, dan Penderitaan dapat tercapai hasil yang gilang gemilang
Lambang : Kediri tetap Waspada dan mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia yang berdasarkan Pancasila dengan Keberanian, Kesucian, Keteguhan dan tidak takut Penderitaan untuk mencapai hasil yang Gilang Gemilang (Aman dan Makmur)


 4. Arti Lambang Kota Madiun
http://senibudaya12,blogspot.com
Menurut sumber, arti lambang Kota Madiun yang sekarang ini seperti yang tertuang pada peraturan daerah Kota Madya Daerah Tingkat II Madiun Nomor 4 tahun 1970 sebagai berikut:
Perisai sebagai dasar lambang dasar Warna Hijau Tua, bermakna sebagai penjagaan dan perlindungan, dalam arti luas ialah pembinaan, keselamatan dan kesejahteraan pemduduk dan pemerintah
Dua Gunung dan Sungai warna biru dan putih, langit cerah warna kuning serta tanah subur warna hijau muda, bermakna letak kota Madiun di daerah yang subur, diantara Gunung Lawu dan Gunung Wilis dimana mengalir Bengawan Madiun
Fondamen terdiri atas 5 batu utama warna merah, bermakna dasar Pemerintah Daerah yang demokratis bersendi Pancasila
Tugu Warna putih, bermakna persatuan dan pengabdian yang dijiwai semangat Proklamsi 17 Agustus 1945
Keris Pusaka Tundung Madiun warna hitam, bermakna kejayaan, kepribadian dan sebagai penolak bahaya
Padi dan Kapas warna kuning emas, setangkai padi terdiri dari atas 17 butir, setangkai kapas terdiri dari atas 8 bunga dan sembilan daun bermakna kemakmuran dan kesejahteraan sesuai dengan cita-cita proklamasi 17 Agustus 1945

 Makna Warna Pada Gambar :
Hijau-tua dan Hijau muda berarti kesuburan, kemakmuran dan kesejahteraan
Kuning dan Kuning emas berarti kebesaran dan kejayaan
Biru berarti ketentraman dan kesetian
Putih berarti kesucian
Merah berarti keberanian
Hitam berarti keabadian



Arti Lambang Kota Malang
http://senibudaya12,blogspot.com

Motto “MALANG KUCECWARA” berarti Tuhan menghancurkan yang bathil, menegakkan yang benar
Arti Warna :
Merah Putih, adalah lambang bendera nasional Indonesia
Kuning, berarti keluhuran dan kebesaran
Hijau adalah kesuburan
Biru Muda berarti Kesetiaan pada Tuhan, Negara dan Bangsa
Segilima berbentuk perisai bermakna semangat perjuangan kepahlawanan, kondisi geografis, pegunungan, serta semangat membangun untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila.
DPRDGR mengkukuhkan lambang Kotamadya Malang dengan Peraturan Daerah No. 4 Tahun 1970.
Bunyi semboyan pada lambang “MALANG KUCECWARA”
Semboyan tersebut dipakai sejak hari peringatan 50 tahun berdirinya KOTAPRAJA MALANG 1964, sebelum itu yang digunakan adalah
“MALANG NAMAKU, MAJU TUJUANKU”
yaitu terjemahan dari :
“MALANG NOMINATOR, SURSUMMOVEOR”
Yang disyahkan dengan “Gouvernement besluit dd. 25 April 1938 N. 027”. Semboyan baru itu diusulkan oleh Almarhum Prod.DR. R.Ng.Poernatjaraka, dan erat hubungannya dengan asal mula Kota Malang pada jaman Ken Arok.

Arti LAMBANG KOTA PROBOLINGGO
http://senibudaya12,blogspot.com

Ditetapkan dengan
KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
Nomor 203 tahun 1956


PENJELASAN :
1. Ukuran Lambang : 28 x 36 cm
2.Bentuk Lambang : Perisai;
Dimaksudkan sebagai tanda perkenalan dalam perjuangan menegakkan  kemerdekaan negara dan daerahnya yang telah tercapai.
3. Dasar Biru Muda : melambangkan Kota Probolinggo sebagai daerah pantai.
4. Isi :      a. Bintang bercahaya dengan sinar keemasan.
b. Daun Anggur dan Daun Mangga sebagai hiasan, tidak berwarna.
5. Arti Bintang :
”Probolinggo” yang ada hubungannya dengan cerita kuno, yaitu jatuhnya sebuah benda bercahaya (meteor) – dalam lambung dilukiskan sebagai bintang dan tempat jatuhnya benda tersebut oleh raja-raja dahulu dipilih sebagai tempat untuk mendapatkean perdamaian dan mengakhiri perselisihan.
PROBO dalam bahasa Sansekerta berari sinar, sedang LINGGA berarti tanda, dalam hal ini tanda perdamaian. Dapat juga diartikan : asli atau sederhana (seperti perwujudan seluruh lambang yang sederhana).
Dengan lambang ini diharapkan jiwa nurani segenap penduduk Kota probolinggo selalu mendapat tuntunan cahaya terang sehingga sehingga alam pikiran dan perbuatannya selalu ditujukan pada usaha tercapainya masyarakat adil makmur,s esuai dengan cita-cita proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945.
6. Daun Anggur dan Mangga : Mengingatkan Kota Probolinggo sebagai penghasil buah-buahan Anggur dan Mangga yang terkenal seluruh Indonesia.

Oleh : Taryono Pelabuhan Canggu


0 komentar:

Post a Comment